Ekplorasi 5 Jam di Kota Balikpapan

 

IMG_8705
Balikpapan Kota Beriman

Ah! Setelah mendapat protes dari (katanya) loyal reader, Lucia, saya pun memutuskan untuk kembali bercengkrama bersama blog ini setelah sekian lama tenggelam dalam lautan Instagram #paansih (follow my instagram @galerinya_kandy /// pancet ae tetep promosi…)…

 

Masih sama seperti edisi sebelumnya, yaitu artikel mengenai eksplorasi keindahan Indonesia, pada artikel ini, saya akan membagikan tips (sesuai janji saya terkait foto Airport Sepinggan Balikpapan. Penasaran tentang foto tersebut? Makanya, bukalah di @galerinya_kandy /// pancet ae tetep promosi).

 

5 Jam di Balikpapan? Gue kudu Piye?

IMG_8876
Bandara Sepinggan

Libur lebaran 2016 ini sangat mengesankan, karena saya bisa mengeksplorasi sebagian kecil dari salah satu Pulau terbesar di dunia, Kalimantan. Singkat cerita (detil tentang eksplorasi Kalimantan, yaitu di Berau, Tanjung Selor, dan Teluk Sulaiman, nanti ya…), saya harus menunggu di Balikpapan selama 5 jam untuk take off bersama pesawat yang membawa saya kembali ke Surabaya tanggal 9 Juli 2016.

Jiwa ekplorasi saya muncul lagi (mungkin sama kayak Dora kalo ingin mencari sesuatu), dan hasrat untuk mengelilingi Balikpapan pun timbul. Setelah check in transit, saya langsung menuju ke Booth Dinas Pariwisata yang ada di pintu keluar bandara. Disitu, saya bertemu dengan kakak yang cantik khas Kalimantan dengan balutan hijabnya yang menambah keanggunannya (tenang, Lucia, aku padamu). Pertanyaan saya simple, “kak, saya punya 5 jam untuk eksplorasi Balikpapan sebelum take off ke Surabaya. Kira-kira kemana ya kak?” langsung dia menyodorkan seuntai peta pariwisata Balikpapan yang membelakkan mata eksplorer saya. Ternyata ada cukup banyak tempat wisata (kuliner, alam, sejarah, dsb) yang bisa dikunjungi. Apa saja dan bagaimana? Ini tips praktisnya:

  1. Jangan bawa barang yang banyak.

Ini penting! Kalo kamu membawa barang yang banyak, ribet nanti. Waktu itu, saya cuma membawa tas selempang satu dan kamera DSLR (tanpa tas), sedangkan Keril saya bagasikan. Isi dalam tas pun tidak banyak, hanya dompet, HP, charger, dan botol minum. Ingat! Kelancaran mobilitas dalam mengeksplorasi suatu daerah dalam waktu yang terbatas sangat utama.

IMG_8799
Tugu Kilang Minyak
  1. Gunakan aplikasi transportasi online jika ada.
IMG_8684
Gojek Ngenggg

Fortunately, Balikpapan sudah dihinggapi jamur Gojek (sorry sebut merk, namun bukan berarti saya endorse Gojek. Saya juga tetap menggunakan Uber ataupun Grab. Prinsip anak kos, yang paling murah dengan fungsi sama itulah yang akan menjadi pilihan kami *ketawa setan*). Akomodasi transportasi bisa jadi momok buat kantongmu. Pinter-pinter mencari akomodasi. Jangan tergiur langsung pakai taksi bandara. Jadi, selama saya muterin Balikpapan, saya bermesraan dengan abang Gojek. Kebetulan, abangnya juga baik (inilah salah satu kelebihan belajar psikologi. Bisa bangun rapport yang baik dengan Pak Gojek). Caranya simple, kamu harus nunjukkin bahwa kamu excited banget dengan perjalananmu ini. Maka, dia pun gak segan-segan bantu kamu eksplorasi. Berapa biayanya? Secara resmi, 28rb. Tapi, itu cuma sekali jalan. Kalo PP artinya 46rb ke satu tempat. Alhasil, keliling 85% Kota Balikpapan saya cuma membayarnya sebesar Rp100.000,00. Saya pun tanya ke Abang Gojeknya. “Bang, kurangkah duitnya?”. “Waduh! Ini kebanyakan bah! Terima kasih ya, dek”. Yep! Murah untuk seukuran eksplorasi mendadakn bukan.

 

  1. Fokus ke Tujuanmu

Waktu saya dijelasin sama mbak-mbak cantik di bandara, saya sudah langsung memfokuskan beberapa titik yang akan saya kunjungi. Memang, dalam waktu 5 jam, kita gak bisa kunjungi semua tempat. Waktu itu, saya mengunjungi Pasar Inpres Kebun Sayur (tempat oleh-oleh), Tugu Pemboran Minyak (sekaligus isi bensin), Rumah adat Balikpapan, K

IMG_8794
Rumah Adat Balikpapan

awasan Pertamina untuk lihat Sunset, dan beberapa Pantai. Saya sebenarnya pengen ke penangkaran buaya, tapi kata Abang Gojek, itu terlalu jauh. Ya sudah. Toh, buaya banyak kok di Surabaya (buaya darat maksud loe???)…

 

  1. Kudu berani nawar

Oleh-oleh sudah menjadi budaya orang Indo kalo berpergian, bukan? Nah, di Balikpapan oleh-oleh yang terkenal ya kuku macan dan sejenisnya. Tapi, supaya anti mainstream, kamu bisa beli batik Balikpapan or Dayak yang ciamik pol. Saya sangat suka desainnya. Dan u know, berapa harganya? Best quality berkisar 40-100k, bro!!! dimana tempat belinya? Ya di Pasar Inpres itu. Konon di pasar itu jadi tempat keramat bagi para artis yang berkunjung kesitu untuk beli oleh-oleh.

IMG_8806
Sunset di Antara Pom Minyak

Selain itu, kamu juga kudu nyoba abon kepiting. Ya abon sapi kan sudah mainstream, sekarang kamu kudu coba abon kepiting. Enak sih. Harganya? Berkisar 20-50k. murah!!!

Itu semua harganya tentative bro, alias bisa berubah-ubah. Jadi, jangan lupa nawar. Cara

IMG_8788
Pasar Mistik Surganya Oleh-Oleh

nya? (ini wasiat dari Oma saya kalo nawar), tawar dengan harga 50% dulu. Pasti nanti akan matinya di harga 75% dari harga normal. Kalo sudah lebih dari 75%, cabut aja deh. Cari penjual yang lain. Contoh, jika harganya 100k, kamu tawar dulu 50k. kalo tidak bisa, naikkin harganya sampai mentok 75k. kalo memang penjualnya tetep keukeuh, ya keputusan di tanganmu. Tapi, saran saya, ya capcus saja cari lain.

 

Nah, itu beberapa tips dan destinasi yang bisa kamu kunjungi ketika transit lama di Balikpapan. So, transit lama jangan cuma bengongn di airport. Eksplore-lah jika masih kuat! Lihat dunia, dan taklukkanlah itu melalui lensa.

 

Catch up with me at

facebook: Andhika Alexander Repi

instagram: @galerinya_kandy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s