MOMENT OF TRUTH

Anda adalah seorang anak kos yang sedang berada di masa kritis dalam hal keuangan. Mie instant pun menjadi pilihan utama kala Pattimura berjejer indah di dompet Anda. Suatu ketika, Anda sedang berjalan, dan menemukan sebuah dompet. Ketika Anda membuka dompet tersebu, ternyata ada beberapa lembar Soekarno-Hatta yang seakan tersenyum kepada Anda. Namun, disitu pula terpampang jelas identitas pemilik dompet yang domisilinya tidak jauh dari tempat Anda menemukan dompet tersebut.

Apa yang Anda lakukan selanjutnya? Jika dianimasikan, muncullah malaikat dan iblis di sebelah kanan dan kiri kepala Anda. Si malaikat menyatakan jangan mengambil tapi memberikan ke pemiliknya kembali, karena itu bukan punya Anda. Sedangkan si iblis menyuruh Anda mengambil uang saja dengan melakukan rasionalisasi terhadap kebutuhan Anda terhadap uang.

Eng-ing-eng…jeng jeng jeng…

Ketika Anda mengalami hal seperti itu, Anda sedang memasuki MOMENTH OF TRUTH. Sebuah zona abu-abu, jalan terjalan, dan suatu kondisi yang berujung pada keputusan untuk bertindak. Animasi malaikat dan iblis tadi adalah kondisi abu-abu yang akan menentukan sikap Anda kemudian. Kita mengenalnya dengan istilah suara hati (meski konsep suara hati lebih dari hal tersebut).

Tentu, sebagai manusia, kita seringkali menemukan hal seperti itu. Kita cenderung memilih hal-hal normatif yang baik, dan wajar jika diterapkan di masyarakat umum. Tapi, tidak jarang pula suara iblislah yang kita dengar. Sekali lagi, itu sangat wajar dan manusiawi.

Apapun keputusan dan tindakan Anda selanjutnya memang tergantung Anda. Akan tetapi, sebelum Anda membuat keputusan dalam MOMENT OF TRUTH ini, gunakanlah pertanyaan-pertanyaan berikut sebagai panduan Anda:
1. Apakah hal ini benar untuk dilakukan?
2. Apakah hal ini adil untuk orang lain?
3. Apakah hal ini bebas dari kerugian?
4. Apakah saya bangga melakukannya?

Jika Anda sudah menjawab pertanyaan tersebut (Secara subjektif, tentunya), maka silahkan Anda menentukan sikap dan tindakan. Ingat, setiap sikap dan tindakan pasti memiliki resiko dan konsekuensi. Selamat berproses…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s