Watu Sumanti, Koleksi Kekayaan Budaya Sulawesi Utara

Banyak orang mengenal Sulawesi Utara dengan keindahan taman laut di Pulau Bunaken. Namun, kota yang berjuluk Kota Nyiur Melambai tersebut menyimpan begitu banyak keindahan wisata dan budaya  selain Bunaken. Salah satunya adalah wisata budaya Watu Sumanti. ‘Watu’, dalam bahasa Minahasa berarti ‘Batu’, sedangkan ‘Sumanti’ berarti ‘memainkan pedang’. Watu Sumanti sendiri terletak di dua tempat berbeda di Sulawesi Utara, yaitu di Tikala Ares – Manado, dan Watu Sumanti Gua Jepang – Kayawu, Minahasa Selatan.

1.      Watu Sumanti, Tikala Ares.

Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy's Pic
Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy’s Pic

Apa Watu Sumanti, Tikala Ares?

Sebelum dikenal dengan nama Sumanti, batu ini bernama batu Pa’lalesan atau Pa’enasa yang berarti batu tempat ziarah atau batu suci. Di zaman Minahasa purba, batu ini

merupakan tempat melakukan ritual rumuru (Secara harafiah berarti ‘meminggirkan’). Tujuannya untuk mengusir atau memisahkan atau mengeluarkan orang yang bermaksud jahat (tou lewo reges lewo) atau adanya wabah penyakit (Orang Minahasa menyebut angin (dari wilayah pemukiman. Awal dari ritual ini dengan mengungsikan penduduk ketempat yang dirasa aman dan kemudian pemimpin dari ritual yang disebut Walian pergi ke batu tersebut sambil mengayunkan pedang yang disebut Sumanti. Setelahnya, Walian berjalan mengelilingi pemukiman dan mendatangi rumah ke rumah yang lain sambil berteriak-teriak dengan maksud mengusir roh jahat.

Watu Sumanti juga hadir sebagai tanda pendirian desa baru dan biasanya didekat batu tersebut disajikan sesajen yang disebut ‘rerumetaan’ atau persembahan bagi Opo Empung, Opo Ririmpuruan (Tuhan). Konon, desa pertama yang berdiri di Minahasa adalah desa Ares tersebut.

Dimana Watu Sumanti, Tikala Ares?

Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy's Pic
Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy’s Pic

Watu Sumanti, Tikala Ares terletak di kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala. Untuk menuju kesana, Anda bisa menggunakan transportasi darat dengan jarak tempuh sekitar 30-45 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, atau sekitar 10 menit dari pusat kota Manado. Lokasi Watu Sumanti Tikala Ares agak sulit ditemukan. Anda perlu masuk beberapa gang sebelum menemukan situs pra-sejarah ini. Watu

Sumanti berhadapan dengan bekas kantor pemerintahan di kelurahan Ares tersebut. Jujur saja, meski asli Manado, dan berdomisili di dekat daerah tersebut, saya baru mengetahui letak batu tersebut pada saat liburan Desember 2013 kemarin. Itu pun dengan bertanya kepada warga sekitar. He he he.

Untuk mempermudah menemukan lokasi situs Watu Sumanti ini, carilah

Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy's Pic
Watu Sumanti Tikala Ares by Kandy’s Pic

terlebih dahulu Kantor Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Utara di area Tikala Ares. Kantor Dinas Pekerjaan Umum tersebut berada di sekitar daerah Banjer. Banjer adalah salah satu wilayah yang terkenal di Manado, jadi tidaklah sulit bagi Anda untuk menemukannya. Setelahnya, barulah Anda bertanya kepada warga di sekitar kantor Dinas PU tersebut dimana lokasi Watu Sumanti itu. Jarak dari

kantor Dinas PU menuju ke Watu Sumanti berjarak sekitar 3 menit saja.

Mitos yang berkembang…

Watu Sumanti secara kasat mata hanyalah beberapa batuan ‘biasa’ yang seakan tertanam di sebuah tanah yang ‘biasa’ pula. Namun, warga sekitar percaya, Watu Sumanti ini memiliki kekuatan gaib. Salah satu kekuatan gaib yang dimiliki Batu ini adalah Watu Sumanti dapat bertumbuh dan berkembang biak. Pada saat saya mengunjungi Watu Sumanti ini (Desember 2013), ukuran dari batu-batu tersebut bervariasi dari sekitar 15cm hingga ada yang mencapai lebih dari 30cm dan berjumlah lebih dari 5 buah batu.

  2.      Watu Sumanti, Goa Jepang Kayawa

Watu Sumanti Kayawan by Kandy's Pic
Watu Sumanti Kayawan by Kandy’s Pic

Apa Watu Sumanti, Goa Jepang Kayawa?

Situs sejarah Watu Sumanti di Kayawa, Minahasa Selatan ini hampir sama dengan batu yang berada di

Tikala Ares. Ya! Sama-sama berupa batu. Hanya saja, yang membedakannya adalah fungsi dari batu tersebut.

Watu Sumanti di Kayawa memiliki fungsi sebagai tempat untuk berunding dan bermusyawarah pada zaman dahulu dalam menentukan dan memutuskan suatu perkara (fungsinya hampir sama dengan Watu Pinabetengan). Bentuk Watu Sumanti ini seperti menhir, dan terdiri dari tiga batu sejajar di belakang. Masing-masing berukuran 40, 12, dan 10cm. Di tengahnya diapit oleh menhir dengan tinggi sekitar 50cm.

Watu Sumanti Kayawa by Kandy's Pic
Watu Sumanti Kayawa by Kandy’s Pic

Di kawasan itu pula terdapat waruga (kubur batu Minahasa) yang konon menurut warga sekitar adalah waruga milik seorang tetua adat desa tersebut (Atau sering dikenal sebagai juru kunci Watu Sumanti)

Dimana Watu Sumanti, Goa Jepang Kayawa?

Letak Watu Sumanti ini lebih sulit ditemukan daripada yang di Tikala Ares. Kayawa adalah suatu daerah yang terletak di Minahasa Selatan. Anda perlu menempuh jarak sekitar dua jam lebih dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, atau sekitar satu hingga dua jam dari pusat kota Manado. Selain itu, Anda wajib untuk menggunakan jasa tour guide karena daerah tersebut tidak menyediakan transportasi publik yang memadai. Letaknya pun sangat sulit ditemukan karena berada di kawasan desa yang cukup terpencil.

Watu Sumanti Kayawa memiliki embel-embel ‘Goa Jepang’ karena terletak di kawasan situs sejarah Goa bekas pendudukan Jepang di Sulawesi Utara.

Memang kedua situs sejarah ini ‘hanyalah’ berupa batu saja. Namun, bagi Anda pecinta budaya dan ingin mengenal lebih banyak lagi tentang kekayaan budaya Indonesia, sempatkanlah berkunjung ke Watu Sumanti Ares dan Kayawa. Kita akan lebih banyak belajar tentang identitas bangsa ini dengan sering mempelajari bahkan mengunjungi situs-situs budaya seperti ini…

Sip…Sip…Sip…Mantap!

#CulturalHeritages #WatuSumanti #SulawesiUtara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s