Tamparan atau Peluang kah Di Dalam Dunia Pendidikan?!

Dalam artikel kali ini, saya tidak mengangkat topik ini dalam pembicaraan ilmiah. Tulisan ini berisikan logika murni yang disadur secara subjektif dari pengalaman pribadi penulis.

Skripsi, adalah makanan wajib bagi semua mahasiswa di semua universitas ataupun jenjang pendidikan setara universitas. Namun, tidak sedikit dari para mahasiswa yang menjadikan skripsi sebagai momok di dalam perkuliahan. Pada saat saya mengerjakannya juga, skripsi menjadi suatu ‘beban’ yang memang perlu dituntaskan. Saya tidak tahu secara pasti berapa jumlah mahasiswa yang tertunda kelulusannya (apapun latar belakangnya) hanya karena skripsi yang tidak atau belum selesai. Alhasil, banyak yang mungkin menjadi frustasi bahkan berujung pada mengambil keputusan untuk keluar dari studinya. Nah, itu hanya salah satu pelarian darimpara mahasiswa yang seakan ‘kalah’ oleh skripsi.

Mungkin ini sudah sering menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan seiring berkembangnya pertumbuhan telekomunikasi khususnya internet tentang situs penyedianlayanan pembuatan skripsi. Canggih ya, skripsi dibuat secara online. Ya! Memang canggih, bahkan sangat sangat instan. Hanya bermodalkan 125.000 rupiah saja, kita sudah bisa selangkah lebih cepat untuk meraih gelar sarjana. Kok bisa?

Dewasa ini, muncul begitu banyak situs penyedia layanan pembuatan skripsi bahkan dengsn mendownload saja, kita bisa mendapatkan satu naskah lengkap skripsi atau lebih. Saya tidak akan bersikap naif dengan menyatakan ini merupakan sesuatu yang negatif. Hal ini memang instan!!! Cukup ke warnet atau menggunakan modem, masuk ke situs, pilih skripsi yang dilehendaki, dan pesan…jeng jeng jeng…satu naskah lengkap skripsi siap digunakan…

Nah, ketika kita brhadapan dengan situasi seperti ini, pasti akan muncul pro dan kontra. Sebagai praktisi di dunia pendidikan, saya melihat hal ini sebagai suatu ketidakprofesionalismenya para mahasiswa dengan mencari gampang full script naskah skripsi tersebut. Kok bisa? Menurut hemat saya skripsi adalah suatu karya ilmiah buatan sendiri atau tim yag didalamnya terdapat berbagai proses yang bisa menumbuhkan potensi ataupun mengembangkan diri kita di bidang penelitian ilmiah, dan mungkin saja sangat berguna di dunia kerja. Sebagai contoh, dalam proses penggalian data skripsi, kita harus membuat wawancara atau paling tidak berkomunikasi dengan orang lain. Nah ketika kita terlibat dalam dunia kerja sebagai HRD khususnya bagian rekrutmen dan seleksi, misalnya, kita bisa menggunakan pengalaman saat proses skripsi untuk mewawancarai calon karyawan. Jadi, ketika kita tidak terlibat langsung dalam skripsi itu sendiri, buat apa kita susah susah kuliah toh ujung ujungnya akan copy paste dari skripsi yang kita beli???…lalu langkah praktis apamyang bisa dilakukan?

Dari hasil diskusi saya dengan seorang rekan, beliau menyampaikan bahwa salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah kita sendiri tidak melakukannya. Ya, itu benar, karena tidak mungkin kita menawarkan seseorang makanan enak tapi kita belum mencobanya bukan? Tapi, selain dari diri sendiri peran aktif pembimbing seperti dosen sebaiknya lebih ketat dalam menyeleksi skripsi ataupun karya ilmiah yang disodorkan oleh mahasiswa. Aturan yang sudah ada pun tentang plagiasi dan sebagainya senantiasa tetap disustainkan dan disosialisasikan kepada para mahasiswa…cuma kembali lagi, tidak mungkin kita mengajak orang lain tapi kita sendiri tidak melakukamnya.

Selain itu, hal ini bisa semaki memupuk sikap intstanismen di kaum muda negara ini. Bukan tidak mungkin hal ini menjadi bom waktu yang hanya akan semakin menghancurkan mental para generasi penerus ini…tapi, who am I yang berani bilang tentang kehancuran atau kebobrokan mental seseorang, emang gue juga sempurna? Tidak tuh…

Oleh karena itu, saya mencoba memposisikan diri sebagai mahasiswa itu sendiri. Ya, memang dengan fasilitas yang disediakan para penjual skripsi online memudahkan mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi. Memudahkan dalam hal apa? Biaya, ya tentu saja, waktu yaaa sangat pasti! bayangkan saja, dengan membeli skripsi kita tidak perlu capek mengetik atau buang uang untuk mengetik di warnet jika kita tidak punya fasilitas, serta dateline kita pasti akan terpenuhi….ditambah lagi dari hasil searching saya di internet, skripsi yang ditawarkan berformat .doc sehingga dengan mudah dapat di edit. Instan bukan??.

Jika dilihat dari segi penjualnya…wah ini bisnis yang menggiurkan loh. Cukup dengan mengumpulkan berbagai skripsi baik dari berbagai sumber seperti teman, downloadmdari internet (second seller), bahkan sampai mengcopy softcopy skripsi dari digital library yang memungkinkan mahasiswa melakukan penyimpanan data ke local area. Hasil itu kemudian di stock, dimpajang dimonline shopnya dan timggal menunggumpembeli deh. Keuntungannya juga cukup menggiurkan. Dari hasil survey di internet, harga yang ditawarkan beraga, mulai dari kepala 50 hingga 300 ribuan.
Apakah ini entreprenur? Tanya seorang rekan kepada saya. Saya tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut karena saya hanya seorang praktisi di dunia pendidikan saja bukan entreprenur.

Tapi, dari berbagai pandangan saya, setiap pribadi juga pasti memiliki pemdapat sendiri. Saya kembali menekankan, artikel ini tidak ilmiah karena tidak disertai data data ilmiah yang valid. Silahkan berpendapat sejauh itu tidak mengganggu hajat hidup orang banyak..yey?..

Anyway, happy new year all!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s