Ketika Organ Menjadi Emas

Image

 

Akhir-akhir ini, masyarakat Indonesia kembali diperhadapkan pada kasus tewasnya para pahlawan devisa di negeri jiran. Namun, yang menjadi menarik dan banyak diperbincangkan saat ini adalah ketika kenalan ayah korban menemukan mata korban sudah tidak ada, dan ada beberapa kejanggalan di tubuh korban.
Banyak pihak yang menduga bahwa telah terjadi pencurian organ tubuh dari para korban tersebut.

Dewasa ini pun, perdagangan organ tubuh makin marak terjadi. Jika kita menggunakan search engine, dan menggunakan berbagai kata kunci seperti “jual organ tubuh” maka akan keluar begitu banyak informasi terkait jual beli organ tubuh ini.

Perdagangan organ tubuh ini merupakan bisnis yang menggiurkan karena satu bagian organ tubuh saja yang dijual dapat mencapai angka ratusan juta rupiah. Lantas, apa yang melatarbelakangi organ tubuh ini dikomersilkan?

Menurut seorang ahli psikologi ketika di wawancarai oleh sebuah stasiun televisi swasta menyatakan, faktor kemiskinan adalah penyebab utama dari penjualan organ tubuh ini. Ketika sampai di satu titik seseorang harus survive paling tidak untuk makan, salah satu cara tercepat untuk memperoleh uang adalah dengan mengkomersilkan bagian dari organ tubuhnya tersebut.

Lalu, apa kata dunia kesehatan tentang hal ini?
Memang donor organ tubuh telah dipraktekkan sejak dulu. Donor organ dapat dilakukan oleh orang yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal namun masih memiliki organ tubuh yang aktif. Tujuan dari pendonoran tersebut pun semata-mata untuk membantu korban yang benar-benar membutuhkan organ tanpa ada maksud bisnis disini. Bagi si pendonor juga tidak akan mengalami gangguan kesehatan yang serius seperti jika seseorang menymbangkan salah satu ginjalnya, ia masih dapat hidup karena ada ginjal yang satunya lagi. Hal ini pun diatur oleh sejumlah prosedur dan aturan pun telah dibuat untuk menghindari kesalahan yang tidak diharapkan.

Bagaimana hukum di Indonesia menyikapinya?
Dalam undang-undang kesehatan dengan jelas menyatakan bahwa pendonoran organ harus didasarkan pada tujuan yg tepat yaitu ketika seseorang sangat memerlukan suatu organ, pendonor sadar betul dengan apa yang dilakukan, dilakukan oleh ahli serta terdapat fasilitas yang telah memenuhi standar tanpa ada unsur komersialisasi atau bisnis.
Jika terdapat pelanggaran pada undang-undang, pelanggar akan dihadapkan pada sejumlah sanksi yang amat sangat berat.

Jadi, apakah anda tertarik dengan bisnis ini???…gampang kan, tinggal donorkan, dapat uangnya, selesai deh…ckckck.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s