Si Penolong menjadi Si Pembunuh


Damn! It is True! . . .

Akhir-akhir ini Indonesia menyajikan sejumlah kejadian yang mungkin saja dicatat dalam sejarah beberapa orang terkait sebagai sesuatu yang tidak bisa terlupakan. Masih hangat diingatan kita bagaimana peristiwa Tugu Tani terjadi dimana seorang pengendara mobil menabrak beberapa orang hingga tewas dan lainnya luka-luka. Ataupun peristiwa yang baru-baru ini terjadi, pengendara mobil lagi menabrak beberapa orang (dan untungnya) tapi tidak menewaskannya (syukurlah!!!). Ataupun beberapa kejadian kecelakaan motor yang terjadi sejauh ini.

Aku ingin mengulas hal ini sekaligus ingin sharing kepada para pembaca karena hal ini kayaknya perlu perhatian mendalam KITA SEMUA.

Mengapa terjadi kecelakaan?

Dari semua yang telah aku alami dan ketahui, ada beberapa latar belakang mengapa terjadi kecelakaan:

A. Dari pengendara

  1. Kebut-kebutan

Ya, hal ini memang tidak salah lagi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan terbesar. Beberapa hari yang lalu terjadi kecelakaan di Jakarta Utara yang menewaskan pengendara motor. Kembali lagi nyawa terengut hanya karena ingin memacu kendaraannya di atas rata-rata. Banyaklah alasan yang keluar dari para pengendara yang kebut-kebutan, mulai dari takut telat sampai ke ingin pamer kecepatan kendaraan (emangnya di sirkuit???). Ya kalau takut telat atau macet, datanglah lebih awal atau aturlah jadwal sebisa mungkin dan sebijaksana mungkin supaya tidak telat. Apabila ingin pamer kecepatan, jangan di sini. Di Sentul saja, atau jalan yang memang dikhususkan untuk kebut-kebutan SECARA RESMI!

2. Tidak tahu aturan lalu lintas

Ini alasan yang paling aku sebel secara pribadi. Apalagi mereka yang suka motong jalan. Contohnya, harusnya arus lalu lintas ke arah utara, ehh, ada pengendara motor yang suka melintas melawan arus. Alhasil, kecelakaan pun banyak terjadi. Dalam seminggu terakhir ini (akhir bulan Januari 2012) di daerah Donokerto, Surabaya, terjadi 2 kali kecelakaan dan ya, penyebabnya orang yang melanggar arus. Ngeselin bukan? Lalu, ada pula yang melanggar lalu lintas seperti marka jalan ataupun menerobos lampu merah. Masih banyaklah latar belakang kecelakaan yang terjadi, karena pelanggaran lalu lintas secara klasik.

Tapi, yang ingin aku tanyakan kemudian, dimana polisi? Pernah satu ketika pulang dari kantor, melintas di depan jalan raya utama Wonokromo, memang ada polisi yang menjaga disitu, tapi apa yang terjadi? Yes! Polisi menelpon dijalan sambil ketawa-tawa. Bagus!!!

3. Mabuk-mabukan

Masih seger kan ingatan kita seorang ‘pembalap’ di Tugu Tani yang melakukan aksi Fear Factornya menabrak beberapa orang hingga tewas? Saat diperiksa, apa yang ditemukan di dia? Zat adiktif! Good! Mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk. Ya tidak heran mau menginjak rem malah keinjak gas, bukan?malah tambah gak heran lagi bukan malah nabrak ampe mati?

4. Emang mau bunuh diri atau bunuh orang lain

Ya, kalo masalah ini sih, aku gak terlalu bisa menjelaskan karena ya tujuannya aja sengaja ingin bunuh diri dan atau bunuh orang lain. Kan salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan kecelakaan lalu lintas. Kendarai saja kendaraan dengan kecepatan tinggi, lalu tinggal nabrak kendaraan lain (untuk bunuh diri) atau nabrak target (untuk bunuh orang lain). Tapi, kesannya sadis ahhh…serem!!!

B. Dari pengguna lainnya plus petugas keamanan

Palingan yang kebanyakan terjadi kecelakaan dari para pengguna jalan lain selain pengendara kendaraan adalah bercanda di tengah jalan. Kan banyak tuh bercanda-canda, tapi tidak sadar sudah hampir mau di tabrak truk tronton. Ckckck. Lalu, setelah ditabrak nyalahin si pengendara. Kan gak logis tuh…lalu, berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan. Lah, sekarang katanya pengendara yang disalahkan, tapi ternyata mereka menyalahi aturan juga. Ya sama saja donk kalo begitu?

Kalo tentang petugas keamanannya, ahhh, masyarakat yang nilai dan lihat sendirilah bagaimana para petugas keamanan kita yang terhormat.

Okelah, dari tadi kritikan terus yang diberikan. Aku tidak mau menjadi orang yang cuma bisa mengkritik tanpa ngasi solusi. Sama kayak orang-orang kritik dalam kejadian Tugu Tani yang Cuma bisa ngejek orang tanpa solusi.

  1. Taati lalu lintas donk.

Apa susahnya sih tunggu beberapa detik untuk lampu merah? Atau buang beberapa DESILITER (dl) bensin untuk mencari putar balik di jalan supaya tidak lawan arus? Atau untuk yang gak terlalu ngerti rambu lalu lintas, banyak kok sekarang buku buku di toko buku ataupun tanya ke temen atau keluarga tentang apa arti rambu-rambu lalu lintas di jalan. Supaya tidak melanggar lagi. Gampang kan?

2. Mabuk-mabukan?

Untuk narkoba, gak usah karena kita lagi bahas tentang kecelakaan lalu lintas deh. Barang itu menjadi suci kalo digunakan karena alasan medis dan oleh yang bener-bener mengerti dosis yang tepat untuk pengobatan, tapi, karena yang make itu asal-asalan dan ampe kecanduan, tuh barang jadi laknat, mamen. Emang mau pake gituan? Jauh-jauhin deh. Masih banyak kok keindahan-keindahan dunia yang harus kita lihat. Daripada pake narkoba, eh, nanti kejerumus tahu!

Tentang minum-minuman ampe mabuk. Itu cincaylah, tapi, jangan sambil bawa kendaran donk. Lah, palingan orang nanya, “jadi mabuk boleh nih?” ya, itu urusanmu sendiri. Toh yang mabuk dirimu, dan nanti sakit dirimu. Tapi, kalo mabuk sambil bawa kendaraan dan kecelakaan, kan korbannya bukan hanya kamu.

3. Masalah pribadi

Mau ngebunuh nih? Ya terserah sih. mau bunuh diri tuh nyusahin keluarga, dan mungkin bunuh orang lain karena kecelakaan yang kamu sebabin,  dan akhirnya masuk neraka, dan juga bunuh orang tuh uda masuk penjara, masuk neraka lagi. Pilih sendiri deh.

Jadi, kesimpulannya, lalu lintas dan kendaaraan ada supaya pekerjaan dan mobilitas kita lancar. Tapi, kalau kita tidak tahu menggunkananya secara benar dan tepat guna, itu hanya akan menjadi mesin pembunuh yang tidak hanya membunuh diri kita tapi juga bunuh orang lain, bahkan bakal calon orang yang baru lahir di dunia ini.

Drive Safely!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s