Teori Kegembiraan di Tengah Kegalauan PO

Teori Kegembiraan di Tengah Kegalauan PO

Eman, eman, eman. Kayaknya nyesel sih, tapi, ya sudahlah.

Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Gini, kan UAS mata kuliah Perilaku Organisasi itu diminta untuk membuat teori sendiri yang didasari oleh refleksi sepanjang semester 5 ini. Pas itu, aku ngangkat tema tentang Teori Makan Ikan. Diambil dari kata IdFISE. Emang sih agak maksa, tapi, pada intinya teori itu mengataka bagaimana kita harus mengutamakan core value dari tiap orang yang ada di organisasi tersebut ketika kita mau melakukan perubahan organisasi.

Tapi, selang beberapa lama, ketepaan pas mandi lagi, aku berpikir tentang prestasi. Dan aku coba mengkorelasikan antara prestasi dengan happiness. Inti dari teori ini, ketika seseorang dapat memperoleh prestasi tertentu, ia akan mendapatkan happiness.

Oke, Definisi operasionalnya adalah:

Prestasi: individu mencapai lebih dari yang ditargetkan kepadanya. Misalnya, individu ditargetkan untuk mengerjakan 300 lenting rokok dalam satu jam, ia dapat mengerjakan 500 lenting rokok dalam satu jam. Prestasi disini bukan hanya prestasi dalam kinerja tapi juga meliputi:

  • Prestasi Kinerja:Prestasi individu dalam melebihi pencapaian target dalam pekerjaanya ataupun mengalami kesuksesan di pekerjaannya
  • Prestasi Sosial:Ketika individu memiliki hubungan yang akrab dan baik dengan rekan kerja dan mendukung kesuksesan prestasi kinerja
  • Prestasi Privasi:Ketika individu mencapai sebuah pencapaian melebih dari biasanya tetapi diluar pekerjaan sehari-harinya. Bisa juga pengaruh keluarga.

Happiness: individu merasakan kegembiraan dari apa yang ia rasakan. Hal ini ditandai dengan keadaan biologisnya berupa mata terbelak dengan suara yang keras (bukan ciri-ciri biologis orang marah), dan perasaan senang. Kegembiraan pun disini dibagi menjadi beberapa bagian:

1. PERFECTLY Happiness:“Kegembiraan yang tidak tergantikan. Abstrak dan lebaynya, “biarkan aku hidup seperti ini. Ini hidup yang sempurna. Kerjaanku sukses, rekan kerjaku mantap, keluarga dan pribadiku sangat SUPER! Biarkan kematian yang mengambil kebahagiaanku ini.”

2. My Work is My Hapiness:“kebahagiaanku mungkin sempurna. Ya, memang, inilah hidupku! Kinerjaku apik dan sempurna, dan karirku pasti meningkat karena ada teman-teman yang mendukungku. Tetapi, bagaimana dengan keluargaku???”

3. NO NEED THE OTHERS, MY FAMILY HAS ENOUGH BEING ME Happiness: “Kinerjaku uda sangat sempurna. Karirku menanjak karena ada dukungan keluargaku. Aku tidak peduli dengan rekan kerjaku, toh ada keluarga yang siap mendampingiku”

4. OTHERS IS BETTER THAN MY DUTY IS Happiness:“Aku gak peduli tentang tugas-tugasku. Aku kerja untuk orang lain dan keluargaku. Dan hubungan lebih penting daripada tugasku”

5. ARE YOU KIDDING ME? JUST GO TO HELL!:Tidak ada kebahagiaan. Apa itu bahagia!!!Bullshitlah, just go to hell gue. Kinerja ancur, hubungan dengan orang lain jelek, keluargapun tinggalin aku!”

Dari sinilah aku ingin merumuskan Teori Kegembiraan:

Prestasi Kinerja + Sosial + Privasi PERFECTLY Happiness
Prestasi Kinerja + Sosial – Privasi MY WORK IS MY Happiness
Prestasi Kinerja + Privasi – Sosial NO NEED THE OTHERS, MY FAMILY HAS ENOUGH BEING ME Happiness
Prestasi Sosial + Privasi – Kinerja OTHERS IS BETTER THAN MY DUTY IS Happiness
Prestasi Kinerja – Prestasi Sosial – Prestasi Privasi ARE YOU KIDDING ME? JUST GO TO HELL!

 

Jadi, untuk dapetin kebahagiaan itu menurutku ada tiga hal utama, kerjaan itu sendiri, hubungan dengan orang lain, dan keintiman dengan keluarga. Ketika ketiga hal tersebut menyatu, itulah yang menjadikan kita baik sebagai mahasiswa ataupun pekerja (apapun jabatannya) akan mendapatkan kebahagiaan dan bahasa psikologinya well-being. Memang itu hal yang mungkin terjadi, tapi, masuk kategori seperti apakah kita???

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s