TriTunggal Mahakudus: Tiga Pribadi, Satu Hakikat

“Anugerah Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian” (2Kor 13:13).

 “Tanda Salib itu apa sih?”, “Mengapa orang Katolik membuat tanda salib?, ”Emang Tuhannya orang Katolik ada tiga?” Atau berbagai pertanyaan lainnya yang akan terkoneksi dengan Tritunggal Mahakudus. Pada kesempatan yang indah ini, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Tritunggal Mahakudus tahun 2011, serasa tepat untuk membahas dan merenungkan sejenak tentang Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.

Apa sih Hari Raya Tritunggal Mahakudus?

Secara Liturgi gereja, peringatan akan Hari Raya Tritunggal Mahakudus dirayakan tepat satu minggu setelah pesta Pentekosta. Secara esensi, hari raya ini memperingati kesatuan Tuhan menjadi satu hakikat bukan satu pribadi di dalam Tritunggal Mahakudus yang terdiri dari hakikat Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Hakekat kesatuan bukan pribadi yang satu

Bapa, Anak dan Roh Kudus tiga pribadi yang hakikat Mereka satu di dalam suatu kesatuan hakikat yaitu Tritunggal Mahakudus. Allah yang adalah Roh Kudus, menjelma menjadi manusia yaitu Yesus sendiri, dan juga Yesus adalah Allah yang di dalamnya adalah Roh Kudus dan juga Allah itu sendiri terdapat pada Yesus.

Secara istimewa, kesatuan Tritunggal Mahakudus ini dihayati lewat banyak hal, tapi yang secara pribadi saya sangat dalami adalah tanda salib dan doa “kemuliaan”

Tanda Salib – Tanda Kemenangan Kristus

Banyak orang yang menanyakan “mengapa orang Katolik membuat tanda salib?” Salib adalah lambang kemenangan Kristus. Bagi orang Katolik, Salib dibuat tanda yang menjadi simbol nyata tanda kemenangan Kristus itu sendiri. Itulah alasan mengapa sebelum membuat tanda salib, orang-orang seringkali berkata, “marilah sebelum memulai ibadah/acara ini, kita awali dengan tanda kemenangan Kristus.”

Tanda kemenangan Kristus, ya, salib…KemuliaanNya nampak dari salib dan cahaya terang bagi dunia yang saya imani berasal dari salib suciNya lewat pengorbanNya. Salib pun dimaknai sebagai sumber kekuatan ataupun penguat ketika merasa “sendiri” serta sumber pencurahan kebahagiaan. Sebagai contoh ada pemain sepak bola yang membuat tanda salib ketika mereka memasuki lapangan ataupun ketika mereka merayakan gol yang dibuatnya.

Tanda Salib itu sendiri, disamping tanda kemenangan Kristus adalah pemaknaan bagi Bapa, Anak dan Roh Kudus. Lihat saja kata-kata di dalam tanda salib itu…

“In Nomine Patris, et Fili, et
Spiritu Sancti. Amen”

 –

 “Demi nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Amin”

Kehadiran Tritunggal Mahakudus pun dimaknai lewat tanda salib. Ketika kita membuat tanda salib, kita pun seakan telah mengakui inilah Tuhan, inilah Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus. Amin. Setuju. Demikianlah.

Doa Kemuliaan

Secara sejarah saya tidak mengatahui dari mana asal muasal salah satu doa wajib Katolik yang indah ini. Tapi, yang saya tahu dan saya maknai, doa kemuliaan adalah doa yang sangat indah, sangat bermakna, meskipun hanya terdiri dari barisan kata yang pendek.

“Gloria Patri et Filio et Spiritui Sancto. Sicut erat in principio et nunc et semper et in saecula saeculorum. Amen”  

 “Kemuliaan kepada Bapa, Putera dan Roh Kudus. Seperti
pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala masa. Amin.”

Disini bisa terlihat dengan jelas kehadiran TriTunggal Mahakudus dan benar-benar diagungkan dan secara khusus dimuliakan. Kemuliaan kepada Bapa, Putera dan Roh Kudus, yaaa, sepenggal barisan kata sederhana namun bermakna dalam menghadirkan kepada kita inilah Dia, Tuhan Allah yang tersatu di dalam Tritunggal Mahakudus.

Inilah Dia, Tuhan itu sendiri, Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus menyatu dalam hakikat yang hakiki Tritunggal Mahakudus, yang senantiasa menerangi hati dan budi tiap umat manusia, yang selalu membawa damai sukacita, terang abadi dalam kegelapan, dan pengharapan akan hidup kekal untuk selama-lamanya. Amin

Selamat Hari Raya Tritunggal Mahakudus, 19 Juni 2011

Salam Brillian!!!

GBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s