Surat Biru – Bagian 1

Suratbiru itu ditulis dengan rasa yang tak bisa terkatakan. Suatu pernyataan dari ungkapan selamat tinggal. Dimanakah dia? Yaa… Alam telah mendesirkannya. Ia pergi membawa serta surat biru bersamanya, perasaan itu terkubur dalam.

*****

“ALDI!  Elo tuh selalu bikin onar!” Teriak Kayla dengan suara meninggi dan memecah keramaian kelas XII IPA 3. ¨Elo kagak tau, tadi Bu Risa hampir keot ngehadapin sikap liar elo kayak tadi!!!” Kayla menghampiri Aldi yang sedang menertertawakan ocehan dari Bu Risa. Hari ini Aldi masih sama seperti hari yang lalu. menyebalkan dan Troublemaker. Ia menyiksa burung yang tak bersalah serta melawan kata-kata Bu Risa.  Hal ini tentu membuat Kayla naik pitam yang saat itu sedang melintas di daerah taman belakang sekolah. Kayla adalah ketua kelas di kelas 3 IPA 1. Sebagai ketua kelas, ia merasa berhak untuk menegur anak buahnya apabila melakukan kesalahan. Termasuk gank Aldi yang selalu membuat onar di sekolah.

            ¨Siapa loe? Jangan pernah ikut campur urusan gue! Ngerti!¨ Aldi membentak Kayla dengan menggelegar. Semua terdiam. Suara itu bagaikan tamparan keras yang menampar Kayla. begitu kerasnya sampai pelipisnya tak lagi mampu menahan derai air matanya.

¨Loe emang gak punya hati, Di!¨  Ia terhenyap dalam air matanya dan segera menuju ke tempat duduknya, disertai gelak tawa dari anak-anak yang dipimpin Aldi.

            Sementara kegaduhan melanda kelas itu, Bu Risa datang bersama sosok cowok yang jangkung. Wili namanya. Ia langsung menggaet perhatian semua kaum hawa. Semua terdiam dan cowok itu pun melenyapkan kesunyian itu dengan suara yang begitu halus dan mengisyaratkan suatu kehangatan dari dalam dirinya. Dengan sosok yang perfect, wajah ganteng, perawakan yang menarik, dan memiliki aura untuk menarik semua mata agar tertuju kepadanya, Wili seakan-akan memancarkan karisma kepada orang lain.

*****

            Kontras. Pihak Hawa begitu terpesona melihat Wili, namun beda halnya dengan kaum Adam. Mungkin disebabkan oleh masa puber yang telah melanda para kaum Adam, ego mereka pun naik dan sangat merasa terkalahkan oleh hadirnya sosok Wili. Kehadiran satu cowok keren dan perfect di sekolah artinya mengurangi potensi bagi para senior dan siswa-siswa lama menjadi favorit di MatterDam. Hal serupa sangatlah terlihat pada gank Aldi. Aldi dan temannya, Kevin membahas anak baru itu. Mereka  merencanakan beberapa kegiatan penyambutan bagi Wili.

            Bel pulang sekolah berbunyi dengan riang sebagaimana keriangan para murid untuk balik ke kerajaan mereka masing-masing. Namun di kelas itu, tinggal Wili dan Kevin. Dengan modus berkenalan dan mengajak Wili ke toilet, Kevin memulai ´acara penyambutan´ bagi Wili. Sesampainya di tempat itu, Kevin masuk ke dalam, sambil memberikan kode ke Aldi untuk keluar dari bilik wc.

            “Hai. Inilah dia sang Raja..”

BBBUUKKK

Sapaan hangat dari Aldi dilanjutkan dengan pukulan telak ke arah Wilii.

            “Ehh, anak baru, elo jangan belagu, deh! Gue yang megang disini! Ngerti!”

            Wili hanya bisa mengerang sambil menahan rasa sakit diperutnya. Mereka berdua pergi dan meninggalkan Wili sendirian tergeletak menahan sakitnya. Suatu pelajaran yang sangat berharga yang telah diberikan Aldi dan Kevin untuk anak baru yang belagu sesuai  istilah Aldi.

*****

            Pagi hari di MatterDam sangat sepi. Di kelas  berkumpul anak-anak yang badung di kelas bahkan di sekolah mereka. Gang Aldi!!

            “Liat. Siapa datang. Ketua kelas kita yang bijak. Selamat pagi, Bu! Semuanya ucapin selamat pagi!!”

            “Selamat pagi, Bu Kayla!!” Meluaplah gelak tawa disitu.

            PPLLLAAAAKK!!!!  tamparan pedas meluncur dengan cepat dari tangan hangat Kayla yang membuat Aldi begitu kaget.

            “Elo berani nampar Gue!!” Tangan Aldi mengepal ke atas hendak memukul Kayla, ia tertunduk, namun tiba-tiba…

            PAAKKK….

            Tangan Aldi di tepis.

            “Wowowow…ada yang mau jadi Superman nih kayaknya..berani juga loe yee!” geram Aldi dan spontan ia kembali mengirimkan hadiah buat Wili.

            BUUKK!!

            Aldi menonjok perut Wili dan ia langsung kabur diikuti teman-temannya. Kayla menjadi sangat panik, ia berencana melaporkan kejadian itu kepada guru, tapi ditahan oleh Wili. Mereka saling bertatapan. Suatu tatapan yang sangat bermakna dari Wili ke Kayla. Wajah cantik Kayla langsung memerah apalagi setelah tangannya di tahan Wili. Ia hanya bisa tersenyum kecil dan mencoba melepaskan tangan Wili dan kembali duduk ke tempatnya.

            Semenjak kejadian itu, hubungan Kayla dan Wili semakin dekat. Mereka berdua terlibat di berbagai kegiatan sama-sama,  mengikuti kegiatan pramuka, dan ekskul. Aldi? Aldi tetaplah Aldi. Ia dan gangnya tetap menjadi yang ternakal di MatterDam dan sumber masalah. Kayla sudah memiliki seseorang dimana ia bisa menumpahkan segalanya. Tapi status mereka masih TTM alias Teman Tapi Mesra.

bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s