Lebih Dekat Dengan Anak Kos

Ada pepatah mengatakan, “keluarlah dari kandangmu , lihatlah dunia, maka engkau akan menjadi orang…”(btw, gak tau sih pepatah dari mana, dan apakah emang bener ramuan kalimat di atas ada pepatahnya…anyway…cincaylah…hehe), tapi intinya, menurutku, kita perlu keluar kandang, jauh dari kandang, dan kita akan melihat “dunia”…astaga…kayak hewan aja dah keluar-keluar kandang…kok topik ini ngomongin kita seakan-akan kita hewan…ckckck (swt)…

Hmm, gak, saya tidak bermaksud demikian kawan. Hehe. Pada kesempatan indah dan berbahagia ini, dikala sang surya sudah mulai naik ke peraduannya, (astajim, cukup dengan metafora…), aku (ya, pake aku aja, supaya sesuai dengan judul, kita bisa menjadi merasa semakion dekat…^^) mau mengajak para pembaca sekalian untuk mengenal lebih dalam dan lebih jauh lagi tentang kehidupan anak kos (base on the true story…)…jengjengjeng…

Jauh dari rumah adalah hal yang lumayan lumrah di Indonesia. Banyak sekali orang meninggalkan rumah, pergi ke daerah lain, entah untuk bekerja, study, ataupun banyak alasan pribadi yang membuat seseorang itu pergi dari rumah dan menetap di suatu tempat tertentu. Begitu pula dengan anak kos khususnya yang menempuh pendidikan di daerah lain.

Banyak suka duka yang dialami, ya itu tentu saja. Saat menginjak usia remaja, sekitar 13-20an (Omm Santrock yang bilang) secara gak sadar ataupun sadar, pernah gak kita merasa, “ahhh, aku pengen hidup sendiri, gak mau orang tua atur-atur lagi…” yaa, kalo memang itu pernah di alami, itu adalah hal normal. Menurut teori perkembangan sih gitu…oleh sebab itu banyak juga hal demikian dijadikan alasan untuk pergi nge-kos…hehe

Kos merupakan tempat yang sangat indah dan serasa surga karena di situ kita bisa dibebaskan…ngapaen aja, mau belajar kek, tidur kek, mau makan kek, mau ngapaen, terserah…(meskipun terlepas ada kos-kosan yang aturannya juga uda kayak asrama, bahkan kayak yaaa,,,apalah…) Tapi mari kita lihat sisi menyenangkan dari kos…

Kelas Psikologi Belajar jam 09.45,,,ahhh, masih ada beberapa jam untuk tidur…hmm, tadi malam sih tidur jam 10 pm, tapi kok, pengenya bangun jam 8 am ya???it’s okay, cincaylah…hehe,,,gak ada yang atur ini, trus, alarm on…tancap…(bebas tidur bangun, tanpa ada yang atur yang penting gak kebablasan)

Duhhh, lapeeer. Makan apa ya? Ada nasi goreng, capcay, tahu tek, ikan goreng, ayam penyet, ada juga K*C, McDo***, ehhh, ujung-ujungnya…mie kuah…(terserah mau makan apa…^^). Tapi kapan ya makannya???ya terserah situ…

Duhhh, besok kuis nih…tapi, malam ini ada acara sama temen-temen…ajibajib gitu loh…kan ultah sohib gw, masa gak datang??? Ahh, tapi besok ujian…ahh, tapi, ahh..(ya terserah lo mau ngapaen, kan lo yang nentuin…^^)

Dari berbagai hal di atas, freedom adalah kunci mas (ting ting) yang selalu hadir di tengah keindahan ngekos, di samping dengan keindahan-keindahan ngekos itu…hehe, tapi, jangan salah, ada juga yang gak enaknya…

Wiiihhh,,,duit bulanan uda menipis, tanggal masih 14an…ckckck…hayooo, bingung..astaga…astaga…kontrol, gak, kontrol, gak,,,ahhh, bilang aja, “Pa, aku beli buku Psikologi Abnormal, harganya 100 ribu nih, terus, Psikologi Konseling harganya 50ribu, terus…terus…terus…dueeeeeerrr” nabrak deh…hehehe…mulai lah seribu satu alasan muncul…akhirnya, kebanyakan pikiran…jatuh…sakit…

Duhhh, demam nih…brrrrrr,brrrr…haiiizz, gak ada orang lagi, gimana ya kalo aku sakitnya makin parah?duh gimana ya? (naaah, saat sakit, apalgi temen kos gak ada, bisa makin menderita tuh…)

Aku mau belajar nih, tapi kok di kamar sebelah muteri lagu kenceng amat, dikira rumahnya dia kali???( sabar…sabar…sabar…)

Duuuhh, kamarku uda berdebu banget, sampah dimana mana (jorok banget dah), sarang tikus..eh, laba-laba da berserakkan …(itu mah keterlaluan…uda kayak ghost hause aja..ckck)

Hehehe, kawan. Masih banyak sekali enak tidaknya nge-kos itu…tapi, coba kita berhenti sejenak dari fantasi kita yang membayangkan kehidupan kos itu seperti apa. Dari semua enak dan tidaknya nge kos itu, coba deh kita lihat, ada beberapa nilai-nilai normatif yang kita perlukan, namun juga akan bertumbuh seiring berjalannya waktu… apa kira-kira???

Ya, emang gak muluk-muluk sih. Tanggung jawab, management waktu, management keuangan, management stress, dan softskill untuk bergaul serta cara penempatan diri lewat kontrol diri…itu semua adalah hal-hal atau komponen utama kalo kita ngekos (meskipun para pembaca tentu dapat menambahkan juga hal-hal apa saja yang diperlukan…ini menurut pengalaman aja ngekos dan tinggal di lingkungan kos-kosan selama 2 tahun terakhir ini…^^). Bagaimana dengan disiplin? Bukannya itu adalah hal yang penting juga???

Yaaa, semua hal itu penting…secara teori dan secara normatif, kalo ngekos kita harus…tek tek tek…blablabla…adalah yang menurut saya, teori kos…yaitu, kalo kos kita harus gini gini dan gini…tapi, itu semua tergantung ke sikon kita, diri kita saat ngekos. Fleksibilitas sangat perlu di kehidupan kos-kosan ini. Misalnya, management uang dan pengen makan makanan enak. Okelah uang kita uda kita rencanakan gini gini gini, tapi, jika suatu saat kita pengen makan enak, ya who knows dan itu gak masuk di perancangan…naaah…kawan, hidup di kos memang serasa di surga, bebas, tapi bisa juga serasa di neraka…homesick, kangen papa mama, kangen masakan rumah, kangen dimanjain…tapi, seperti yang kalimat di atas-atas…

Keluar dari kandang perlu memang untuk melihat dunia…dunia yang dimaksudkan disini gak muluk-muluk harus ke luar negeri. Dunia lain dari kehidupan kita sekarang adalah melihat dunia juga, dalam artian, kita ngekos, hampir semua kebiasaan-kebiasaan kita berbeda dengan yang jika kita tinggal di rumah sendiri. Pengalamannya, suka dukanya…pasti berbeda…memang sih ada yang sukses dengan tidak keluar rumah, dan ada pula yang tidak sukses karena ngekos (jujur, jika kita gak bisa kontrol diri, kita bisa terbawa masalah…masalah seperti apa, pasti kita banyak mendengar kasus-kasus negatif di berbagai media.

Jadi kawan, bagaimana dengan kalian??? Lalu dengan rekan-rekan lainnya, pilih mana hayo, ngekos atau rumah, rumah atau ngekos???it is your choice buddy…

Selamat Beraktivitas…

Pakatuan Wo Pakalawiren…

GBU

2 thoughts on “Lebih Dekat Dengan Anak Kos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s