Pertemuan Pertama English Club: Langkah Awal Menuju…..

Ada pepatah bilang, lebih enak melangkahkan kaki yang sudah pernah dilangkahkan daripada melangkahkan kaki untuk pertama kali (tapi perasaan, gak ada deh pepatah kayak gitu, tapi mari kita sebut sebagai, pepatahnya Kandy. Kata Pak James, narcissm…haha). Tapi, the main point is, yaaa, memulai sesuatu adalah sulit. Bagi sebagaian orang menyatakan bahwa, “yaelah, mulai aja kok repot.” Atau, “duh, cuma mau mulai kan?gampanglah…” tapi,apakah di lapangan demikian??? Tidak juga…

                Sebagai tindak lanjut dari artikel sebelumnya yang berjudul “Are You Ready for Globalization, Guys???”, saya telah mengupas sedikit (layaknya apel, baru dicuci dan mulai dikupas, jadi kayaknya tidak terlalu cocok bila menggunakan kata telah dikupas sedikit, anyway, masalah kata-kata aja kok…cincaylah…^^) yaaa, pada intiny, supaya tentu saja tidak mengundang kontorversi…haduh, ngelindur nih bahasanya…serius…!!!

Sebagai tindak lanjut dari artikel tersebut yang pada intinya membahas tentang perencanaan “penghidupan kembali” English Club di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, artikel ini membahas tentang launchingnya English Club tersebut yang telah dilaksanakan pada Jumat, 11 Februari 2011, di Hall Psychology Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya di lantai 7. Dilaksanakan dengan perencanaan pada pukul 16.00 namun, mulainya pukul 16.20, diikuti oleh lima mahasiswa dan dua dosen. Para dosen tersebut adalah, dengan hormat saya memperkenalkan Sekretaris Fakultas, Ibu Monica dan Pak James Sasongko (maafkan saya apabila ada kesalahan penulisan nama. Saya akan melakukan pengecekan nama lalu akan memperbaharuinya ^^). Sedangkan para mahasiswa, yaitu, Fransiskus Putro, Ricky Probo, Janice Wijaya, dan Christina Gunawan, serta saya sendiri, Kandy…^^

Yaaa, ini adalah hari yang sangat bersejarah khususnya bagi hidup saya, soalnya ini kesempatan saya untuk membagikan berbagai pengalaman yang telah saya jalani pada 2 minggu kemarin di Filipina dan juga sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kita semua terutama di dalam bidang Bahasa Inggris guna makin meng-internasionalisasikan diri kita serta fakultas bahkan universitas. Tapi, itu tidak hanya cukup menjadi sejarah saja,melainkan harus juga ada aksi langsung dalam menanggapi kehadiran kembali English Club ini.

Pada pertemuan pertama ini, diawali oleh kata-kata pembukaan dari saya, (resmi amat dahhh…gak juga sih…hehehe…), saya menjelaskan peraturan-peraturan, karena biar bagaimanapun dimana saya juga menyatakan bahwa English Club ini adalah fun, tetap diperlukan peraturan agar supaya mencegah terjadinya kesemerawutan. Peraturan-peraturan itu antara lain:

  1. English is the first and last language in this club. Whatever with correct grammar or not (tapi tentu saja, selalu coba untuk improve kemampuan di bidang grammarnya.)
  2. This club JUST FOR all psychology member of Widya Mandala Catholic University
  3. Please bring your Dictionary.

Selanjutnya dilanjutkan dengan kata-kata sambutan dari pihak para dosen yang intinya menyatakan kegembiraan (tersirat dari ekspresinya,,,jadi yaaa, sekedar asumsi penulis saja. Namun, optimis donk mereka juga sangat senang…itu dapat menjadi modal yang kuat buat kita, untuk makin berkarya)  mereka bahwa English Club dihidupkan lagi. Lalu, dilanjutkan dengan perkenalan tiap-tiap peserta. Nahhh, yang menarik disini, seluruh peserta tanpa terkecuali mau speak up. Dengan demikian indikator awal dari kegiatan pertama ini tercapai, dimana setiap orang harus speak up. Pertemuan menjadi semakin menarik karena, tiap peserta mampu untuk mengungkapkan ide-ide, pemikiran, curcol (curhat colongan, bener gak?), dan kesemuanya itu dilakukan dengan bahasa Inggris. Memang, tidak dapat dipungkiri, bahwa gado-gado adalah makanan khas Indonesia, demikian juga bahasa inggris gado-gado yang kerap kali meliputi kegiatan sore hari itu. Tapi, sangat diharapkan bahwa pertemuan berikutnya, tidak ada gado-gado lagi namun, sandwich yang bener-bener sandwich dari western. Dalam artian, biarpun masih gugup atau degdegan ngomong pake bahasa inggris, sudah bisa speak up…

Naaah,,,selanjutnya kita mengatur waktu pertemuan untuk minggu depan dimana telah terjadwalkan akan dilaksanakan pada jumat, tanggal 18 Februari 2011 pada jam misa. Setelah semuanya selesai dalam urusan teknis, kami membahas tentang framework (ide dari Pak James), atau mau seperti apa untuk ke depannya. Disini, dapat ditarik garis besar bahwa pertemuan kali iini berhasil membuat para peserta untuk mengungkapkan ide-ide dan pemikiran mereka serta menanggapi cerita para dosen dalam bahasa inggris.

Tentu saja, meskipun dalam jalannya kegiatan terkesan serius, namun, tidak seperti itu. Lelucon demi lelucon, jokes, dan tertawa membahana di hall yang saat itu langitnya hampir ditinggalkan sang mentari (haiiizzz, no more sastra plis….^^), tapi memang, fun, adalah sesuatu yang selalu ada pada saat pertemuan ini.^^

Bahkan, kami melahirkan sebuah joke yang dinamakan “unizipped Ricky”. Sorry Rick..hahahhaa…kalo penasaran apa itu, coba tanya ke Rick..hehehehehe…pisss…namun dengan begitu, English Club setidaknya bagi para peserta yang ada berhasil menepiskan ungkapan bahwa hanya serius-serius terus. Bahkan, tutur Bu Monica sesaat sebelum beliau meninggalkan pertemuan, ia menyatakan bahwa beliau enjoy dalam club ini. Hal ini dapat menjadi salah satu modal untuk perkembangan dan sustainbility dari club ini.

Sustainbility adalah sesuatu yang dibahas dan menurut saya adalah yang paling penting dari sebuah organisasi ataupun apapun yang didirikan. Untuk itu, dukungan dari berbagai pihak serta minat dan keaktifan dari rekan-rekan mahasiswa sangat diharapkan disini.

Setelah selesai, kami membahas agenda minggu depan, dimana, kami akan membahas tentang paragraf serta kesan-kesan kami pada pertemuan pertama, lalu, Christina dan Janice akan mempresentasikan tentang Fulbright (ayo join kawan), serta akan membicarakan tentang syllable.

Rekan-rekan, waktu adalah sesuatu yang terus berjalan kawan, tapi, setidaknya, waktu bisa dihentikan. Percaya atau tidak, just try it…kita kadang memikirkan bahwa waktu itu sangatlah penting. Tapi, kalo kita refleksiin, apakah kita memang memikirkan tentang waktu itu, atau karena perasaan-perasaan tertentu ketika akan mengikuti suatu kegiatan???lalu, apakah kita secara efektif telah menggunakan waktu itu???

Pertemuan English Club berikutnya akan dilaksanakan pada Jumat, 18 Februari 2011, di Hall Psychology pada jam misa, sekitar pukul 10.30. kehadiran rekan-rekan sangat ditunggu dan mari kita saling berbagi pengalaman kita masing-masing…

Pada judul, saya sengaja menggantungkan judulnya dengan “Langkah Awal Menuju……” silahkan para pembaca mengisi sendiri titik-titik tersebut apa pandangan dan pendapat atau ide, atau apapun yang menurut para pembaca ingin isi dalam menanggapi judul tersebut, dan English Club mau dilangkahkan kemana…tapi buatku pribadi, English Club adalah langkah awal menuju perubahan dan pelaksanaan sustainbility dari suatu ide…^^

Selamat hari minggu dan selamat beraktivitas teman-teman…

GBU

One thought on “Pertemuan Pertama English Club: Langkah Awal Menuju…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s