Buah Dangdut…

Dangdut…apa yang terlintas di benak kita apabila mendengar salah satu jenis musik ini? Ada yang berpendapat “oooh, itu lagu abang becak, tukang angkot, or yaaa yang biasa di pake di warung-warung.” Seakan semua pandangan tentang musik dangdut langsung dinilai negative bagi sebagian orang yang hmm, belum mengenal lebih dekat apa itu dangdut. Namun pendapat ini tidak sama halnya dengan para pencinta dangdut yang tersebar di seluruh Indonesia dan bukan tidak mungkin orang luar juga menyukai ini. Dangdut adalah bdaya Indonesia. Begitulah kesimpulan pendapat yang positif tentang keberadaan dangdut di tanah air.

 

Tentu saja kita semua mengenal sang raja dangdut Indonesia, bang Rhoma Irama. Ya, hampir semua orang mengenal dirinya. Dan apabila kita melihat di layer kaca, kita bisa menilai bahwa bang Rhoma (Sapaannya) memiliki hidup yang sempurna terlebih dalam hal materi. Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kehidupannya dapat menjadi seperti ini karena dangdut. Kehidupan bermateri melimpah tengah menghampiri diri bang Rhoma. Cool…

Hmm…

 

Pada suatu hari, penulis ke pasar dekat tempat kos. Pasar tradisional dengan sejumlah penjual dan pembeli yang berjubel di sebuah lorong di kampung yang memang di sediakan untuk berjualan disitu. Tepat saat itu, penulis melihat dua orang lansia, seorang bapak dan ibu, yang tertatih berjalan menyusuri pasar, sambil memegang sebuah speaker dan berirama dangdut musik yang keluar dari situ.  Si bapak ternyata buta. Dan sepanjang jalan ia bergantung pada tuntunan sang ibu. Mereka yaaa bisa dikatakan pengamen karena berjalan meminta uang sambil si bapak bernyanyi dangdut.

Inilah point yang saya mau tulis disini.

Kedua tokoh yang nyata yang saya hadirkan di atas memiliki beberapa kesamaan. Ya, sama-sama manusia, ya, sama-sama berkecimpung di dunia tarik suara, ya, sama-sama menggunakan aliran musik dangdut namun disini terlihat perbedaan yang signifikan. Tentu saja kita semua dapat melihat perbedaan yag signifikan tersebut.

Satunya raja dangdut dan satunya pengamen dangdut.

 

Inilah yang menarik dari sebuah kehidupan manusia. Dimana nasib seseorang ternyata berbeda-beda dan who knows, because of the same way, it can be a different result. Kita tidak perlu menarik ke belakang tentang latar belakang bang Rhoma atau bang Pengamen mengapa mereka yang satu sukses yang satu kurang beruntung disini karena akan memakan waktu penjelasan yang cukup panjang.

Namun, disini kita dapat mengambil sebuah pelajaran, bagaimana kita menyikapi hidup dan apa tujuan dari kita disini meskipun semua tujuan kita sama yaitu mencari jalan menuju kebahagiaan.

Adalah sebuah hal yang wajar apabila kita menekuni hal yang sama dengan rekan kita, misalnya sesama bergerak di bidang psikologi, namun, yang satu sukses dalam arti menjadi bang Rhoma psikologi dan yang satu kurang beruntung (amit amit jangan terjadi kepada kita sekalian) menjadi tokoh yang satunya. Itu adalah wajar karena menurut saya, ini adalah hidup. Bagaimana kita survive terhadap hidup kita masing-masing, bagaimana kita berusaha untuk menghindari segala ketidak beruntungan yang mungkin terjadi, bagaimana kita mengfilosofi hidup kita, how we fight, how we win n how we lose, it’s all about life…

 

Mensyukuri adalah hal yang mutlak apabila kita mendapat suatu keberuntungan atau kesuksesan sedangkan kekecewaan adalah hal yang lumrah bila mendapat ketidakberuntungan. Secara normative kita tidak boleh menyesal dan menjadikan kegagalan menjadi pelajaran, ya itu hal normative dan saya percaya ini tergantung dari diri kita masing-masing untuk menyikapinya.

 

Tapi, intinya, kejadian kemarin saat saya melihat dua tokoh tersebut, saya dapat melihat, yaaa, hidup adalah hidup dan kita sedang menjalaninya, ayo kita lanjutkan hidup kita entah kita sedang berada dalam keberuntungan ataupun dalam kemalangan…cherish ur life …^^

 

Life for your life, and life will life for you…trust me, it’s work…hehehe…

 

Selamat beraktivitas semuanya…^^

2 thoughts on “Buah Dangdut…

  1. ” Mensyukuri adalah hal yang mutlak apabila kita mendapat suatu keberuntungan atau kesuksesan sedangkan kekecewaan adalah hal yang lumrah bila mendapat ketidakberuntungan. ” -> Great words!!
    sering kita tidak mensyukuri apa yg kita telah dapat, dan sering kali kita mengeluh dengan yg kita punya, padahal kita tak pernah tahu bahwa dari apa yg selalu kita keluhkan itu bisa membuat kita sukses dan berhasil!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s