Salah Satu Kekuatan Terbesar Dalam Diri

Apa yang paling kuat dalam diri kita? Tangan untuk bekerja? Kaki untuk berjalan? Otak untuk berpikir? Atau hati untuk merasakan?… Kesatuan holistik yang terbentuk dalam suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan namun mungkin juga dapat terpisahkan seperti apabila tangan satu kita copot maka akan berpengaruh ke yang lain… Tapi, ahhh, sudahlah…jangan terlalu membahas suatu hal yang sangat konkrit disini. Diri, secara pribadi menurut saya memiliki kesatuan-kesatuan holistik tersebut yang akan dengan sendirinya akan membentuk kekuatan dalam diri kita…dengan adanya pikiran dan hati, pada saat kita melihat orang yang butuh pertolongan misalnya seorang nenek yang akan menyebrang jalan, maka tubuh akan ”mengaktifkan” tangan dan kaki untuk membantunya. Itu hal yang terlalu jauh dan terlalu normatif sebagai pengambaran kekuatan dalam diri kita yang menyatu. Coba kita tilik di dalam diri masing-masing, apakah ada contoh konkrit yang dapat menunjukkan holistiknya dan bersatunya seluruh fisik dan pikiran serta semua hal yang menyangkut tubuh kita jasmani maupun rohani yang akan membentuk suatu kesatuan kekuatan? Banyak sekali, yaaa, terlalu banyak, karena di setiap langkah kehidupan kita pasti akan melibatkan keseluruhan komponen-komponen tersebut dan akhirnya akan menjadi suatu kekuatan untuk melakukan sesuatu, menghasilkan sesuatu, menuntaskan sesuatu. Selesai….tamat… ??? Haaa???hanya sedemikiankah??? Saya rasa tidak. Terbesit dalam benak saya dan akhirnya menjadi suatu pertanyaan yang selalu ada di dalam pikiran, ”saya punya holistik atau keseluruhan tubuh yang dapat membentuk kekuatan, kok masih ada yang kerasa nge ganjel ya?kok ada yang pengaruhin juga ya dalam saya beraktivitas?”… Fiiiuuuhhh… Yaaa, benar, ternyata memang ada yang mengganjal…memori… Kita tentu tidak asing mendengar kata memori. Dunia yang begitu berkembang sangat juga memerlukan memori seperti telepon genggam, komputer atau teknologi yang memanfaatkan proses penyimpanan data atau sesuatu. Ataupun brankas besi sekalipun saya asumsikan sebagai memori karena fungsi dasarnya adalah sama, menyimpan… Manusia pun memiliki memori atau biasa disebut ingatan, kenangan, masa lalu, yang kemaren-kemaren atau apalah yang kalian suka untuk menyebutkan hal ini, tapi saya lebih prefer menggunakan kata ’kenangan’. Kenangan adalah kekuatan yang sangat besar dalam diri saya hingga tulisan ini dirampungkan. Kenangan itu adalah yang sangat mempengaruhi diri saya untuk bertindak, untuk melakukan sesuatu. Kenangan adalah sesuatu yang abstrak dan sangat berbahaya menurut saya. Yaaa….hal ini indah atau tidak, bahaya atau tidak terserah Anda. Tapi, coba lihat, bagaimana kekuatan kenangan dapat mempengaruhi keputusan-keputusan yang akan kita ambil pada masa kini atau melakukan perencanaan untuk masa depan. Berbagai memori atau data tersimpan dalam kenangan itu, dan kenangan akan muncul di setiap langkah hidup kita. Sampai tulisan ini dimuat, saya belum mendapatkan penjelasan secara ilmiah mengapa pengalaman masa lalu tersebut yang sangat saya senang untuk menyebutnya sebagai kenangan sangat mempengaruhi hidup kita, sangat mempengaruhi keadaan kita, keputusankeputusan yang kita buat, bahkan masa depan yang akan kita rencanakan. Berangkat dari pengalaman pribadi penulis, penulis mencoba mengkaji hal ini dari segi Psikologi PsikoAnalisa (bila terdapat kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan) oleh Freud. Terlalu banyak hal teoritis yang didapat penulis di bangku kuliah, tapi sekiranya memang asumsi penulis ini dapat digunakan sebagai bahan refleksi terhadap teori yang kita terima. Freud mengatakan bahwa pengalaman masa lalu akan sangat berpengaruh terhadap masa sekarang. Apa yang kita telah alami di masa lalu yang terjadi, segala event, moment, atau apapun itu, akan sangat berpengaruh ke alam bawah sadar kita, mengendap jauh lebih dalam, lebih dalam., dan mungkin saja dapat muncul pada saat mendatang. Kita telah melakukan berbagai kesalahan di masa lalu, kita telah menyadarinya dan kondisi kita saat ini berada dalam kondisi yang sama, bagaimana kita?bukankah akan ada di pikiran kita suatu memori atau kenangan yang muncul? Sehingga dari itu semua bukankah kenangan merupakan salah satu kekuatan yang ada di dalam diri kita yang selalu kita anggap holistik??? Pernahkah kita mengalaminya? Bagaimana dengan Anda?

One thought on “Salah Satu Kekuatan Terbesar Dalam Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s